Sistem TV satelit parabola masih menjadi pilihan populer bagi banyak rumah tangga. Alasannya jelas; sistem ini menyelesaikan masalah menonton TV tanpa banyak prasyarat. Satu antena dipasang di atap, satu penerima ditempatkan dekat TV dan itu saja. Tidak ada kabel panjang yang kusut untuk dihadapi. Tidak perlu mengebor dan memasang peralatan di setiap dinding. Ini sangat cocok untuk rumah yang ingin menjaga segalanya tetap rapi dan mudah. Di malam hari, cukup tekan remote. Saluran berganti dengan cepat. Terkadang berhenti pada film asing yang menciptakan sedikit ketegangan, mengingatkan pada suasana Rencana Fenisia Rahasia.
Daftar salurannya terasa luas dan acak. Di pagi hari, Anda bisa menonton berita internasional. Di siang hari, Anda bisa menemukan dokumenter aneh. Di malam hari Anda bisa menonton olahraga dari liga yang jarang disebutkan. Remote control menjadi sedikit kompas. Terkadang berakhir mengarah ke arah yang salah. Di lain waktu, menuju hal-hal menyenangkan untuk ditonton. Ada rasa tidak lagi terbatas oleh TV lokal dengan hal-hal lama yang sama.
Cuaca juga memang punya andil. Pada saat hujan deras, gambar sering putus-putus. Pada saat angin lebih dari biasa, gambar hitam sesaat menutupi layar.. Tapi jarang potongnya, dan biasanya langsung balik pulih. Para pengguna lama sudah hafal salah satu irama ini, dan jika sudah hitung, tinggal menunggu. Sebentar pasti normal lagi.
Apakah inilah dinamika kejujuran? Ya, dan bersifat kasar, tekele! Biayanya juga sering bikin tahu malu. Banyak yang kira mahal, tapi setelah biaya pasang dihitung, pengurusan bulanan biasanya lebih stabil.. Beberapa tertentu bahkan lebih murah dibandingkan layanan kabel lain yang hanya menyiarkan siaran TVRI saja. Bagi yang gemar, ada saluran HD. Kualitas gambar tajam, warna cerah dan semua detail warna kecil keluar dengan gamblang.
Parabola memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memutuskan apa yang akan ditonton. Apakah drama Asia menjadi kesukaanmu? Tentu saja. Film Barat? Banyak. Anak-anak memiliki saluran mereka sendiri.. Orang tua juga mendapatkan acara yang sesuai. Semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga. Mereka tidak harus mengikuti selera pasar.
Salah satu aspek sosial yang sering diabaikan adalah bahwa ketika sebuah keluarga menonton TV bersama, salah satu anggota keluarga bisa berkomentar, “Dari mana acara ini?” atau “Mengapa bahasanya aneh?” Jenis komentar ini hampir tidak ada ketika semua orang sibuk menonton layar mereka sendiri.
Parabola tidak gaduh tentang fitur dan teknologinya. Mereka hanya melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Ini seperti kursi tua yang sudah lapuk yang terlihat jelek, tetapi memenuhi fungsinya.